Dampak aksesibilitas pendidikan di Desa Kediri Lombok Barat
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak aksesibilitas pendidikan di Desa Kediri Lombok Barat dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara langsung untuk memperoleh pemahaman yang mendalam dan kontekstual terhadap kondisi di lapangan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan perangkat desa, masyarakat, dan pihak terkait, serta observasi lapangan dan studi dokumentasi guna memastikan validitas data. Penelitian ini menggunakan pendekatan integratif dengan kerangka analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) untuk mengkaji faktor-faktor multidimensional yang memengaruhi aksesibilitas pendidikan di wilayah pedesaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aksesibilitas pendidikan di Desa Kediri dipengaruhi oleh interaksi berbagai faktor. Kekuatan utama meliputi ketersediaan infrastruktur pendidikan dasar, dukungan program pemerintah, serta partisipasi aktif masyarakat. Namun, masih terdapat kelemahan seperti keterbatasan sarana, distribusi tenaga pendidik yang belum merata, hambatan geografis, serta ketimpangan sosial ekonomi. Di sisi lain, terdapat peluang dari kebijakan pemerintah dan perkembangan teknologi informasi yang dapat memperluas akses pendidikan, meskipun masih dihadapkan pada ancaman seperti ketimpangan struktural, kondisi ekonomi, dan keterbatasan kesiapan digital. Dengan demikian, peningkatan aksesibilitas pendidikan memerlukan strategi yang komprehensif, kolaboratif, dan berkelanjutan melalui integrasi pembangunan infrastruktur, kebijakan yang tepat, adaptasi teknologi, serta partisipasi masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat di Desa Kediri Lombok Barat.
Copyright (c) 2026 Anaya Sal Sabila, Ibrahim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






