Transformasi fungsi lingkungan kampus PPG UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Antara aktivitas belajar dan interaksi sosial mahasiswa

  • Ahmad Tsaqif Alfaydh Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tanggerang Selatan, Banten, Indonesia 15412
  • Azwa Ajengningtyas Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta, Ciputat, Tanggerang Selatan, Banten, Indonesia 15412
  • Rida Perdana Putri UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Ahmad zumaekal UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Zahra Nurashifa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
  • Arif Saefudin UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Indonesia
Keywords: Transformasi kampus, ruang belajar, interaksi sosial, aktivitas mahasiswa, persepsi mahasiswa

Abstract

Lingkungan kampus bagi mahasiswa PPG UIN Syarif Hidayatullah Jakarta tidak hanya menjadi ruang belajar akademik, tetapi juga berfungsi sebagai ruang sosial yang mendorong interaksi, kolaborasi, dan relasi antarmahasiswa. Pemanfaatan ruang yang beragam ini menunjukkan adanya pergeseran dari fungsi belajar formal menuju ruang sosial yang lebih inklusif. Perubahan tersebut turut memengaruhi pengalaman belajar, motivasi, serta keterhubungan mahasiswa dalam menjalani pendidikan profesi. Dengan demikian, penting untuk memahami keterkaitan aktivitas belajar dan interaksi sosial dalam memaknai fungsi lingkungan kampus. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana mahasiswa PPG UIN Syarif Hidayatullah Jakarta memaknai lingkungan kampus tidak hanya sebagai ruang belajar akademik, tetapi juga sebagai arena sosial tempat interaksi dan pembentukan relasi interpersonal berlangsung. Transformasi ini mencerminkan pergeseran paradigma menuju ruang yang menumbuhkan nilai sosial dan kolaboratif. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis Partial Least Squares (SmartPLS 4.0) pada 50 responden yang mengukur variabel Aktivitas Belajar (AB), Interaksi Sosial (IS), dan Fungsi Lingkungan Kampus (FLK). Hasil analisis menunjukkan bahwa lingkungan kampus berperan penting dalam menyeimbangkan aspek akademik dan sosial. Interaksi Sosial (IS) terbukti memiliki pengaruh positif dan signifikan yang lebih kuat terhadap persepsi transformasi fungsi kampus (IS $\rightarrow$ FLK: $\beta=0.618$, $p=0.000$) dibandingkan Aktivitas Belajar (AB) (AB $\rightarrow$ FLK: $\beta=0.341$, $p=0.001$). Nilai $R^2$ untuk FLK adalah 0.538. Kampus dipersepsikan tidak hanya mendukung kegiatan akademik, tetapi juga memperkuat kolaborasi dan hubungan sosial mahasiswa. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan desain kampus yang seimbang antara fungsi akademik dan sosial untuk mendukung pembelajaran holistik dan berkelanjutan di era digital.

Published
2026-01-04