Peningkatan efisiensi produksi UMKM kopi jahe sakinah melalui implementasi mesin sangrai sistem burner
Abstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini didorong oleh keinginan untuk membantu UMKM Kopi Jahe Sakinah di Probolinggo dalam mengatasi hambatan pada proses produksinya. Selama bertahun-tahun, mitra sangat bergantung pada proses penyangraian tradisional menggunakan wajan di atas api terbuka, yang sayangnya menimbulkan beberapa persoalan serius. Selain kapasitas produksinya yang sangat terbatas—hanya sekitar 1,5 kilogram per batch—proses tersebut juga sangat melelahkan dan memakan waktu hingga 40 menit untuk satu kali putaran produksi. Terlebih lagi, tanpa adanya kontrol suhu yang memadai, biji kopi yang dihasilkan seringkali memiliki tingkat kematangan yang tidak konsisten. Untuk mengatasi hal tersebut, tim kami menghadirkan inovasi teknologi berupa mesin sangrai kopi sistem burner dengan kapasitas 3 kilogram. Pendekatan yang dilakukan berfokus pada transfer teknologi secara langsung, mulai dari instalasi alat di lokasi mitra hingga pelatihan praktis bagi para pekerja. Kami menemukan bahwa penerapan teknologi ini membawa perubahan yang sangat signifikan bagi operasional harian mereka. Waktu penyangraian berhasil dipangkas lebih dari separuhnya, dari 40 menit menjadi hanya sekitar 15 hingga 20 menit, sementara kapasitas per batch meningkat dua kali lipat. Hal yang lebih penting adalah keberadaan sensor suhu pada mesin memungkinkan mitra mendapatkan tingkat kematangan kopi yang lebih seragam dan standar higienitas yang lebih baik dibandingkan metode lama. Pada akhirnya, pembaruan sistem ini memberdayakan UMKM Kopi Jahe Sakinah untuk memenuhi permintaan pasar yang terus tumbuh sambil tetap menjaga kualitas rasa khas kopi jahe mereka. Transisi menuju sistem mekanisasi ini menjadi landasan praktis bagi bisnis mereka untuk berkembang lebih besar dan tetap kompetitif di masa depan.
Copyright (c) 2026 Ardi Lesmawanto, Achmad Fauzan Hery Soegiharto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






