Analisis machine learning terhadap pengaruh keterlibatan keluarga dalam meningkatkan partisipasi pemilu

  • Arif Senja Fitrani Universitas Muhammadiyah Sidoarjo
  • Andry Rachmadany Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, Indonesia
Keywords: Pemilu, partisipasi keluarga, model machine learning

Abstract

Partisipasi masyarakat dalam pemilihan umum (pemilu) merupakan salah satu indikator penting dalam menilai kualitas demokrasi suatu negara. Tingkat partisipasi yang tinggi mencerminkan kesadaran politik dan keterlibatan aktif warga negara dalam menentukan arah kepemimpinan nasional dan daerah. Salah satu faktor yang diyakini berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi pemilih adalah keterlibatan keluarga, terutama dalam membentuk sikap dan preferensi politik anggota rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keterlibatan keluarga terhadap tingkat partisipasi pemilih melalui motode machine learning, serta menguji efektivitas model klasifikasi dalam memprediksi partisipasi masyarakat berdasarkan data pemilu aktual. Penelitian ini menggunakan dataset yang diperoleh dari daftar hadir dan rekapitulasi hasil pemilu di Desa Wonokasian, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo. Dataset tersebut terdiri dari 5.500 instance dan 14 atribut, dengan kelas target berupa tingkat partisipasi “tinggi” dan “rendah”. Metode klasifikasi yang digunakan adalah algoritma Decision Tree C4.5 yang memiliki keunggulan dalam interpretabilitas dan efisiensi pengambilan keputusan berbasis data. Model klasifikasi yang dibangun mampu memprediksi tingkat partisipasi pemilih dengan tingkat akurasi sebesar 90,12%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa atribut “hadir kel” dan “jml KK” merupakan bentuk engaruh keterlibatan keluarga yang memiliki korelasi kuat terhadap keputusan untuk berpartisipasi dalam pemilu. Pendekatan machine learning berbasis klasifikasi Decision Tree C4.5 terbukti efektif dalam memetakan pola partisipasi pemilih. Tingginya hasil prediksi dan keterlibatan dua atribut keluarga tersebut dapat digunakan sebagai dasar dalam merumuskan kebijakan untuk meningkatkan partisipasi politik, khususnya melalui penguatan peran keluarga dalam pendidikan demokrasi di tingkat daerah.

Published
2025-06-30