Analisis tingkat penggunaan dan persepsi pengguna terhadap QRIS sebagai sarana pembayaran pada aplikasi gojek

  • Luki Setiawati Program studi Keuangan dan Perbankan Institusi, Akademi Keuangan dan Perbankan Borobudur, Indonesia
  • Sari Utami Program studi Keuangan dan Perbankan Institusi, Akademi Keuangan dan Perbankan Borobudur, Indonesia
  • Rozikin Program studi Keuangan dan Perbankan Institusi, Akademi Keuangan dan Perbankan Borobudur, Indonesia
  • Ahmad Bani Adam Program studi Keuangan dan Perbankan Institusi, Akademi Keuangan dan Perbankan Borobudur, Indonesia
Keywords: QRIS, Gojek, Pembayaran Digital, Perilaku Konsumen

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam sistem pembayaran di Indonesia, terutama melalui peningkatan penggunaan metode pembayaran non-tunai (cashless). Salah satu inovasi penting dalam sistem pembayaran digital adalah Bank Indonesia yang meluncurkan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) sebagai standar nasional pembayaran berbasis kode QR untuk mempermudah transaksi lintas platform. QRIS dirancang untuk mengintegrasikan berbagai penyedia jasa pembayaran dalam satu kode standar sehingga transaksi menjadi lebih praktis, cepat, dan aman. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat penggunaan serta persepsi masyarakat terhadap fitur QRIS sebagai metode pembayaran pada aplikasi Gojek. Metode penelitian yang digunakan adalah survei kuantitatif terhadap 30 responden yang berdomisili di wilayah Kalimalang, Jakarta Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 67% responden telah menggunakan QRIS pada aplikasi Gojek dalam melakukan transaksi. Persepsi responden terhadap aspek kemudahan penggunaan, keamanan transaksi, dan tingkat kepuasan menunjukkan nilai rata-rata di atas 4 pada skala Likert 1–5, yang mengindikasikan tingkat penerimaan dan kepercayaan yang tinggi. Namun demikian, sebanyak 33% responden belum memanfaatkan QRIS, terutama disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan pemahaman mengenai fitur tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan edukasi, promosi, dan literasi digital guna mendorong adopsi QRIS secara lebih luas.

Published
2026-06-30