Pengembangan framework lightweight untuk aplikasi alarm lokasi berbasis geofencing dengan dukungan offline-first menggunakan flutter

  • Didi Sumantri Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
  • Vidi Meylan Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
  • Isa Subani Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
  • Lili Nurjanah Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
  • Sri Indah Desti Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
  • Irwansyah Saputra Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia
Keywords: Alarm Lokasi, Geofencing, Offline-first, Lightweight Framework, Haversine Formula

Abstract

Tantangan utama dalam pengembangan Location Based Services (LBS) adalah inefisiensi konsumsi daya akibat pelacakan GPS kontinu serta kerentanan sistem terhadap instabilitas jaringan internet. Penelitian ini bertujuan merancang sebuah framework yang ringan secara komputasi dan efisiensi data (lightweight) untuk aplikasi alarm lokasi berbasis geofencing yang menerapkan prinsip arsitektur offline-first. Berbeda dari solusi konvensional yang mengandalkan arsitektur cloud-first, pendekatan ini menawarkan kebaruan dengan menggabungkan mekanisme adaptive polling dan pemrosesan data lokal (on-device) menggunakan algoritma Haversine Formula. Strategi ini dirancang untuk meminimalkan latensi, menjaga privasi pengguna, dan mengurangi ketergantungan pada koneksi server. Hasil evaluasi kinerja menunjukkan peningkatan efisiensi terukur secara statistik (t(4) = 11.27, p < 0.001), di mana framework ini hanya mencatat penurunan daya baterai sebesar 2,5% selama durasi pengujian 60 menit, jauh lebih efisien dibandingkan metode pelacakan kontinu yang mencapai 8%. Selain itu, beban kerja CPU berhasil ditekan hingga rata-rata 4,2%, sementara akurasi deteksi kedatangan mencapai 100% pada radius ≥ 100 meter tanpa adanya notifikasi palsu (false alarm) yang teramati selama eksperimen. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi penyimpanan lokal sebagai sumber kebenaran utama (source of truth) efektif menjamin reliabilitas operasional sistem, bahkan di lingkungan tanpa konektivitas internet. Dengan demikian, temuan ini menawarkan solusi praktis yang valid untuk mengatasi masalah pengurasan baterai (battery drain) pada aplikasi seluler modern.

Author Biographies

Didi Sumantri, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Vidi Meylan, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Isa Subani, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Lili Nurjanah, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Sri Indah Desti, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Mahasiswa S2 Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Irwansyah Saputra, Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri, Depok, Indonesia

Dosen S2 Program Studi Ilmu Komputer, Universitas Nusa Mandiri.

Published
2026-06-30