Identifikasi waste pada proses fabrikasi baja (studi kasus di proyek konstruksi baja)

  • Meila Adisty Putri Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Ratih Kumalasari Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Rifda Ilahy Rosihan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya
  • Kumala Chandra Yuga S Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN)
Keywords: Fabrikasi, lean manufacturing, value stream mapping (VSM), Waste

Abstract

PT YWK perusahaan penyedia jasa fabrikasi baja yang di mana mengharuskan ketepatan waktu penyelesaian dalam masing-masing proyek untuk memberikan hasil yang memuaskan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil pengamatan, ditemukan beberapa proyek mengalami keterlambatan waktu penyelesaian yang seharusnya dikirimkan sesuai target yang telah ditentukan tetapi melebihi target tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis waste yang terjadi dalam proses fabrikasi baja. Metode yang digunakan untuk mengetahui hasil identifikasi pemborosan menggunakan value stream mapping untuk memetakan aliran proses dan mengidentifikasi aktivitas yang bernilai tambah (value added), tidak bernilai tambah (non-value added), serta aktivitas yang diperlukan namun tidak bernilai tambah (necessary non-value added) lalu didapatkan pemborosan waktu tunggu dan defect. Hasil perhitungan didapatkan satu proyek yang memiliki durasi pengerjaan tertinggi sebesar 11520 menit. Dari analisis penyebab akar permasalahan tersebut adalah adanya waktu tunggu yang mengharuskan perusahaan melakukan rework material yang tidak lolos uji kualitas serta faktor pengiriman material dan menumpuknya material diarea kerja. Terdapat usulan dengan menghilangkan waktu penyimpanan dan menggabungkan aktivitas penarikan rework dan inspeksi quality control. Hasil usulan digambarkan dalam future state mapping dan mampu mengefisienkan waktu sebesar 3230 menit.

Published
2025-11-30