Pengendalian kualitas kartu ATM untuk mengurangi reject di PT. Bank Sinarmas

  • Agus Nurrokhman Universitas Pamulang
  • Marjuki Zulziar Universitas Pamulang, Tangerang, Indonesia
  • Renaldi Irwansyah Universitas Pamulang, Tangerang, Indonesia
Keywords: Kualitas, Seventools, FMEA

Abstract

PT. Bank Sinarmas Sebagai perusahaan yang bergerak dibidang perbankan yang menghasilkan produk Kartu ATM. Terdapat proses produksi yang mengalami tingkat reject yang tinggi sebesar >5% pertahun, sementara toleransi kegagalan perusahaan sebesar 0,5% pada setiap produksi, sehingga kualitas produk menjadi rendah. Kualitas produk merupakan jaminan bahwa kualitas barang atau jasa yang diberikan dengan biaya yang wajar dan sesuai dengan standar kualitas yang telah ditetapkan. Data reject ditentukan dari checksheet dan diagram pareto. Control chart dan fishbone untuk menemukan sumber masalah dalam proses produksi Emboss Kartu ATM. Berdasarkan analisis diketahui penyebab dominan produk Kartu ATM yaitu Tipper tidak merata. Kemudian hasil dari pengolahan data dengan FMEA telah ditemukan nilai RPN tertinggi dari mode kegagalan produk reject emboss kartu ATM dengan nilai RPN 384 untuk Tipper tidak merata, Lecet RPN 210, Noda RPN 100. Untuk mendapatkan rekomendasi perbaikan yang tepat dengan 5W1H. Selanjutnya dari hasil FMEA terdapat ada 3 RPN tertinggi dari proses Tipper tidak merata, yaitu Temperatur terlalu panas, laminating kartu kurang baik, belum ada SOP tetap tentang setting mesin. Kesimpulannya, upaya perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang ada, yaitu pembuatan SOP tentang temperatur suhu yang baik, melakukan monitoring dan maintenance preventive terhadap mesin, penetapan standar tempat penyimpanan bahan baku dan penjadwalan training mesin untuk operator.

Published
2025-11-30