Analisis pengendalian cacat produk begel motor dengan metode six sigma di UMKM IMVSPEEDSHOP

  • Muhammad Saifullah Nasik Universitas Yudharta Pasuruan
  • Ayik Pusakaningwati Universitas Yudharta Pasuruan
Keywords: Six Sigma, DMAIC, pengendalian kualitas, DPMO, level sigma

Abstract

Kualitas produk menjadi faktor utama dalam menentukan daya saing industri, terutama untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis pengendalian cacat produksi pada produk sparepart motor  "Begel"  yang mencapai 5.153 produk cacat di  UMKM IMVSPEEDSHOP dengan menggunakan metode  Six Sigma pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Berdasarkan hasil dari penelitian, Identifikasi cacat menunjukkan beberapa jenis kerusakan utama, seperti goresan, Permukaan tidak rata dan retakan atau patahan, yang disebabkan oleh faktor manusia, material, metode, dan mesin. Sebelum perbaikan, tingkat kecacatan mencapai 27.875 DPMO (sigma 3,41), dan menurun menjadi 11.750 DPMO (sigma 3,77) setelah implementasi perbaikan. Upaya perbaikan mencakup pelatihan, pengawasan, peningkatan bahan baku, serta perawatan mesin. Hasilnya, produk cacat berkurang signifikan dan terjadi penghematan biaya sebesar Rp. 101.781.000 atau 43,6%. Hasil studi membuktikan keefektifan metode ini dalam  mengurangi pemborosan, meningkatkan efisiensi produksi, dan menjaga konsistensi kualitas produk. Implementasi sistem pengendalian kualitas yang lebih baik diharapkan dapat mendorong daya saing UMKM di pasar yang terbukti kompetitif.

Author Biography

Ayik Pusakaningwati, Universitas Yudharta Pasuruan

Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Yudharta Pasuruan

Published
2025-11-30