Analisis kecelakaan kerja dengan metode hazard and operability study dan job safety analysis pada pekerjaan plumbing

  • Syahreen Nurmutia Program Profesi Insinyur, Fakultas Biosains, Teknologi, dan Inovasi, Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jl. Jendral Sudirman No. 51 Jakarta 12930. Universitas Pamulang, Jl. Suryakencana No.1, Pamulang Bar., Kec. Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten 15417
  • Wibawa Prasetya Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jl. Jendral Sudirman No. 51 Jakarta 12930
  • Wanto Sarwoko Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Tangerang
  • Wahyu Wahyu Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Tangerang
Keywords: Hazop, Keselamatan dan Kesehatan kerja, Pengendalian risiko, Zero accident

Abstract

Kecelakaan kerja yang terjadi akan mengakibatkan kerugian bagi perusahaan maupun bagi pekerja yang mengalami kecelakaan kerja, seperti kehilangan anggota tubuh, atau bahkan kematian. Penerapan kesehatan dan keselamatan kerja harus diterapkan pada setiap sektor pekerjaan proyek, karena pekerjaan proyek potensi memiliki risiko bahaya yang menyebabkan cidera bagi para pekerjanya ataupun kerusakan pada material yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi kecelakaan kerja pada pekerjaan plumbing di PT. ABC dengan menerapkan metode Hazard and Operability Study (HAZOP) dan Job Safety Analysis (JSA). Metode JSA digunakan untuk mengidentifikasi bahaya, sedangkan HAZOP digunakan untuk menilai tingkat risiko melalui parameter likelihood dan consequences. HAZOP dan JSA dipilih karena merupakan pendekatan komprehensif dalam pengendalian risiko kecelakaan, baik dari sisi teknis (proses) maupun operasional (manusia). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga kategori risiko, yaitu risiko ekstrim (15%), risiko tinggi (60%), dan risiko sedang (25%). Setelah penerapan upaya pengendalian, tingkat risiko dapat diminimalkan secara signifikan. Risiko ekstrim dan risiko tinggi mengalami penurunan bahkan sampai nol. Hasil penelitian ini menekankan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) seperti seperti masker, sarung tangan, safety shoes dan pelindung mata sangat dianjurkan. Selain itu, pelatihan keselamatan, serta pengawasan ketat dalam upaya mencapai zero accident di proyek konstruksi juga sangat diperlukan.

Author Biographies

Wanto Sarwoko, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Tangerang

Teknik Industri

Wahyu Wahyu, Universitas Pamulang, Jl. Surya Kencana No.1, Pamulang, Tangerang

Teknik Industri

Published
2025-10-13