Kerangka penilaian kinerja dan efisiensi produksi untuk mewujudkan pengembangan produk berkelanjutan di industri roti

  • Habib Muwaffaq Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, Indonesia
  • Fitriadi Fitriadi Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, Indonesia
  • Arie Saputra Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, Indonesia
  • Muzakir Universitas Teuku Umar, Aceh Barat, Indonesia
Keywords: Efisiensi produksi, penilaian kinerja, pengembangan produk berkelanjutan, OEE, analisis biaya

Abstract

Industri roti menghadapi tantangan dalam mempertahankan daya saing melalui peningkatan efisiensi produksi dan pengembangan produk berkelanjutan. Observasi di sebuah perusahaan pengolahan makanan yang memproduksi bahan roti dan burger mengungkapkan inefisiensi produksi yang disebabkan oleh kinerja mesin yang rendah, waktu produksi yang tidak optimal karena proses pembersihan peralatan, dan tingkat output yang berfluktuasi. Studi ini bertujuan untuk merancang kerangka kerja untuk menilai kinerja dan efisiensi produksi sebagai dasar untuk mengembangkan strategi perbaikan berkelanjutan dan pengembangan produk yang inovatif. Analisis efisiensi dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, termasuk metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) untuk mengukur efisiensi mesin, studi waktu untuk mengevaluasi efisiensi waktu, pengambilan sampel kerja untuk menilai efisiensi tenaga kerja, dan analisis varians biaya untuk mengevaluasi efisiensi biaya produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efisiensi mesin hanya 49,11%, sedangkan efisiensi biaya berada pada 4,77%, yang menyoroti perlunya pengendalian biaya yang lebih ketat dan pemeliharaan peralatan yang lebih baik. Studi ini mengusulkan penerapan pemeliharaan mesin secara teratur (pemeliharaan preventif), investasi dalam teknologi modern yang lebih andal, dan evaluasi struktur biaya sebagai langkah strategis. Kerangka kerja yang diusulkan diharapkan dapat membantu industri roti mengidentifikasi sumber inefisiensi, meningkatkan kinerja operasional, dan mencapai pengembangan produk yang inovatif dan berkelanjutan.

Published
2025-11-30