Penerapan statistical quality control seven tools pada cacat evaporator AC non-inverter di PT XYZ

  • Salsabila Balqis Maharani Universitas Singaperbangsa Karawang
  • Rianita Puspa Sari Universitas Singaperbangsa Karawang, Teluk Jambe Timut, Karawang, Indonesia
Keywords: Pengendalian Kualitas, Evaporator, Statistical Quality Control, Seven Tools, Cacat Produk

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kecacatan serta mengidentifikasi akar penyebab cacat pada komponen evaporator unit indoor Air Conditioner Non-Inverter yang diproduksi oleh PT XYZ. Tingginya tingkat kecacatan berpotensi menurunkan konsistensi kualitas produk dan efisiensi proses produksi, sehingga diperlukan pendekatan pengendalian kualitas yang sistematis. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode Statistical Quality Control yang dipadukan dengan Seven Tools, analisis 5 Why, dan 5W+1H. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi produksi selama periode April hingga September 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total produksi mencapai 306.809 unit dengan tingkat kecacatan sebesar 0,25%, yang melebihi batas toleransi perusahaan. Analisis Pareto mengidentifikasi komponen evaporator sebagai penyumbang cacat terbesar dengan proporsi sekitar 82,5%, sedangkan histogram menunjukkan bahwa jenis cacat dominan adalah U-Bend Leak. Peta kendali menunjukkan proses relatif terkendali namun masih terdapat variasi khusus. Analisis akar penyebab mengindikasikan bahwa faktor metode, khususnya ketiadaan standar operasional prosedur dan parameter proses brazing yang baku, merupakan penyebab utama kecacatan. Penelitian menyimpulkan bahwa standarisasi proses, penyusunan prosedur kerja baku, validasi peralatan, serta peningkatan kompetensi operator menjadi langkah strategis untuk menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan konsistensi kualitas produk.

Published
2026-11-30