Perbandingan simulasi pendekatan non-lean, lean, dan green lean pada produksi penutup transmisi roda gigi otomotif

  • Rinaldi Suzatmiko Singaperbangsa Karawang University
  • Jojo Sumarjo University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Ujiburrahman University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Syafrie Syamsudin Affandi University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Edrianzah Rahmat University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Dandy Allegra Saputera University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Boni Sena Universitas Singaperbangsa Karawang https://orcid.org/0000-0001-5231-777X
  • Anisa Zahra Nabila University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Tiara Safira Basari University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Deri Teguh Santoso University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Kardiman University of Singaperbangsa Karawang, Jl. H.S. Ronggowaluyo, Puseurjaya, Kec. Telukjambe Timur. Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Indonesia
  • Rifqi Imanto Pamtek Engineering, jl. Lele Raya, Bambu Apus, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, Indonesia
Keywords: Sistem manufaktur, lean manufacturing, green lean, simulasi kejadian diskret, industri otomotif

Abstract

Industri komponen otomotif menuntut peningkatan efisiensi, kualitas, dan keberlanjutan produksi. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja sistem manufaktur Non-Lean, Lean, dan Green Lean untuk menentukan konfigurasi yang paling optimal. Metode yang digunakan adalah Discrete Event Simulation berbasis Python dengan model produksi yang identik pada setiap skenario. Evaluasi kinerja mencakup indikator operasional, kualitas, ekonomi, dan lingkungan, yaitu cycle time, throughput, tingkat cacat, dan konsumsi energi. Hasil simulasi menunjukkan penurunan cycle time dari 58,10 menjadi 32,16 menit (±45%) serta peningkatan throughput dari 24,09 menjadi 43,52 unit/hari. Tingkat cacat menurun dari 13,2% menjadi 5,1%, sementara konsumsi energi berkurang dari 1,05 menjadi 0,6565 kWh per unit. Lean meningkatkan efisiensi proses dan kualitas, sedangkan Green Lean memberikan peningkatan lanjutan pada efisiensi energi dan pengurangan limbah. Penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi Lean dan prinsip lingkungan menghasilkan kinerja sistem yang lebih optimal dengan konsekuensi peningkatan kompleksitas operasional

Published
2026-11-30