Integrasi metode ABC dan EOQ dalam sistem informasi manajemen berbasis web untuk optimasi persediaan obat apotek
Abstract
Pengendalian persediaan obat merupakan bagian yang krusial dalam operasional apotek karena berpengaruh langsung terhadap ketersediaan layanan dan efisiensi biaya. Namun demikian, praktik pengelolaan persediaan pada banyak apotek masih bersifat konvensional, yaitu mengandalkan intuisi tanpa dukungan metode kuantitatif yang terstruktur, sehingga berpotensi menimbulkan kelebihan maupun kekurangan stok. Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi kesenjangan tersebut dengan mengintegrasikan metode Analisis ABC, Economic Order Quantity (EOQ), Safety Stock, dan Reorder Point (ROP) ke dalam sistem informasi manajemen berbasis web guna menghasilkan pengendalian persediaan yang lebih optimal dan berbasis data. Data yang dianalisis berupa data historis persediaan obat selama periode Juli-Desember 2025 yang mencakup 25 jenis item obat. Tahapan penelitian meliputi klasifikasi persediaan menggunakan Analisis ABC berdasarkan nilai penggunaan, perhitungan jumlah pemesanan optimal menggunakan metode EOQ, penentuan persediaan pengaman (safety stock) berdasarkan tingkat layanan (service level) 98%, serta penetapan titik pemesanan kembali (ROP). Seluruh metode tersebut kemudian diintegrasikan ke dalam sistem informasi manajemen berbasis web untuk mendukung proses pengambilan keputusan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 15 item obat termasuk dalam kategori A yang menyerap sekitar 72% dari total nilai persediaan, sehingga memerlukan pengendalian yang lebih intensif. Penerapan metode EOQ menghasilkan variasi jumlah pemesanan optimal pada setiap item obat yang dipengaruhi oleh tingkat permintaan dan biaya penyimpanan. Integrasi keempat metode tersebut dalam sistem informasi manajemen tidak hanya meningkatkan akurasi perencanaan persediaan, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada subjektivitas dalam pengambilan keputusan.
Copyright (c) 2026 Aslan, Dwi Handayani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






