Analisis pengaruh waktu fermentasi terhadap karakteristik pupuk organik kotoran sapi menggunakan regresi linear
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh waktu fermentasi terhadap perubahan suhu dan pH pupuk organik kotoran sapi menggunakan metode regresi linear serta mengevaluasi kualitas pupuk berdasarkan jenis aktivator yang digunakan. Metode yang digunakan adalah eksperimen dengan dua perlakuan, yaitu aktivator molase dan gula merah. Proses fermentasi dilakukan selama 22 hari dengan pengamatan setiap 48 jam sebanyak 11 kali dan tiga kali pengulangan. Data dianalisis menggunakan regresi linear dengan uji koefisien determinasi (R²), uji signifikansi, dan uji koefisien regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu dan pH mengalami penurunan seiring bertambahnya waktu fermentasi. Analisis regresi menunjukkan nilai R² > 0,90 dan signifikansi < 0,05, yang berarti waktu fermentasi berpengaruh signifikan terhadap perubahan suhu dan pH. Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa penggunaan molase menghasilkan kompos dengan kandungan unsur hara (P₂O₅, Ca, dan Mg) lebih tinggi, sedangkan gula merah menghasilkan kadar air, pH, dan kalium (K₂O) yang lebih tinggi. Dengan demikian, jenis aktivator dan lama fermentasi berpengaruh terhadap karakteristik dan kualitas pupuk organik yang dihasilkan.
Copyright (c) 2026 Yeni Nurmary, Kusmiyati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.






