Ketimpangan kelas dan korupsi sistem peradilan: Analisis representasi dalam film ghost in the cell (2026)
Abstract
Film Ghost in the Cell menempatkan narasi dalam ruang penjara untuk mengkritik ketidakadilan sistem hukum Indonesia. Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi ketimpangan kelas, korupsi, dan dualisme sistem peradilan melalui pendekatan kualitatif dengan analisis representasi dan carceral geography. Unit analisis meliputi konstruksi visual ruang penjara, karakter tahanan elite dan marginal, serta mise-en-scène yang mengkontraskan kemewahan dan penindasan. Hasil menunjukkan bahwa film mengoperasikan tiga lapisan representasi: (1) penjara sebagai heterotopia yang memperkuat hierarki kelas sosial di luar dinding penjara; (2) tubuh dan habitus tahanan sebagai signifier posisi struktural dalam sistem kapitalisme kontemporer; serta (3) genre horor-komedi sebagai vehicle subversi yang membuat kritik tajam terhadap korupsi tetap aksesibel bagi khalayak luas. Film ini berfungsi sebagai alegori ketimpangan struktural dalam neoliberalisme Indonesia, di mana impunitas elite dan penindasan kelas bawah direproduksi bahkan dalam institusi yang diklaim sebagai great equalizer. Temuan ini memberikan kontribusi pada prison studies, class analysis, dan film studies dalam konteks sinema Indonesia kontemporer.
Copyright (c) 2026 Prasanti Ayuningtyas Prawiraharjo, Rio Sankazi Wijaya, Bagus Satrio Utomo Prawiraharjo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.




